Tak Ada Kasir, Tak Ada Harga Warung Amal TMMD ke-129 Hadirkan Makna Gotong Royong yang Sesungguhnya di Parungponteng

    Tak Ada Kasir, Tak Ada Harga Warung Amal TMMD ke-129 Hadirkan Makna Gotong Royong yang Sesungguhnya di Parungponteng

    Tasikmalaya – Di balik khidmatnya Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Parungponteng, Kecamatan Parungponteng, Rabu (15/7/2026), tersimpan sebuah pemandangan sederhana yang justru paling banyak menyita perhatian masyarakat.

    Bukan deretan pasukan maupun kendaraan dinas, melainkan sebuah Warung Amal yang berdiri di sudut lokasi kegiatan. Warung itu tidak memiliki kasir, tidak memasang daftar harga, bahkan tidak mewajibkan siapa pun untuk membeli.
    Siapa saja dipersilakan mengambil makanan tradisional, aneka sayuran segar hasil panen warga, hingga berbagai kebutuhan pangan yang tersedia. Semua disajikan dengan satu semangat yang sama: berbagi tanpa pamrih. 

    Usai upacara pembukaan, masyarakat, pelajar, prajurit TNI, anggota Polri, hingga tamu undangan tampak berbaur di warung tersebut. Tidak ada sekat jabatan maupun status sosial. Semua menikmati hidangan khas kampung sambil berbincang hangat dalam suasana penuh kekeluargaan.
    Warung Amal menjadi simbol bahwa TMMD bukan semata menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan yang telah lama menjadi jati diri masyarakat Indonesia. 

    Kehadiran warung ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain menjadi ruang berbagi rezeki, Warung Amal juga menjadi wadah memperkenalkan hasil pertanian lokal dan kuliner tradisional Desa Parungponteng kepada para tamu yang hadir. 

    Semangat berbagi tersebut sejalan dengan tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa." Pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui jalan yang dibangun, rumah yang diperbaiki, atau sumur bor yang dibuat, tetapi juga melalui tumbuhnya rasa peduli antarsesama. 

    Momentum sederhana itu menjadi bukti bahwa kekuatan terbesar sebuah desa bukan hanya terletak pada sumber daya alamnya, melainkan pada hati masyarakatnya yang selalu siap berbagi. 

    Warung Amal di TMMD ke-129 menjadi pengingat bahwa ketika masyarakat dan TNI duduk di meja yang sama, menikmati hidangan dari hasil bumi yang sama, maka pembangunan tidak lagi sekadar proyek, tetapi menjadi gerakan bersama untuk memperkuat persaudaraan dan membangun masa depan desa.

    tmmd tmmd129 warungamal parungponteng tasikmalaya gotongroyong sinergitas
    Ahmad

    Ahmad

    Artikel Sebelumnya

    Ketika Desa dan TNI Menulis Masa Depan Bersama,...

    Artikel Berikutnya

    TMMD ke-129 Resmi Dimulai, Dari Parungponteng...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    HUT Ke-81 TNI Dimeriahkan TNI Fair hingga Parade dan Defile Alutsista
    Panglima TNI Tandatangani Nota kesepahaman Dengan Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa
    Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri Keuangan RI
    TNI Kerahkan Alutsista dan Pasukan Khusus TNI AL  Intensifkan Pencarian Korban KM Virgo Transport 8
    Panglima TNI Bersama Menko Polkam Lepas Satgas Terpadu Port Visit 2026

    Ikuti Kami