Tasikmalaya, Jumat (29/5/2026) — Deretan armada logistik yang berjajar di depan Lapangan Makodim 0612/Tasikmalaya menjadi penanda dimulainya babak baru penguatan ekonomi desa di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Bukan sekadar pembangunan gedung, program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) kini memasuki tahap penguatan operasional melalui penyediaan sarana transportasi yang akan menjadi aset tetap koperasi.
Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0612/Tasikmalaya, M. Imvan Ibrahim, menyerahkan secara simbolis armada operasional kepada para kepala desa sebagai bagian dari kesiapan operasional KDMP di wilayah masing-masing.
Pada kesempatan itu, Letkol Imvan menjelaskan bahwa pengadaan kendaraan dilakukan secara bertahap seiring perkembangan pembangunan koperasi yang terus berjalan. Dari target 302 unit KDMP di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, sekitar 80 unit koperasi telah selesai dibangun 100 persen dan menjadi prioritas dalam distribusi armada operasional.
Sebagai tahap awal, sebanyak 57 unit truk Fuso telah didistribusikan. Selain itu, disiapkan 50 unit jeep bak terbuka 4x4, dengan 15 unit di antaranya telah tiba di Tasikmalaya. Operasional koperasi juga akan diperkuat dengan kendaraan roda tiga untuk mendukung aktivitas di tingkat desa.
"Seluruh kendaraan ini merupakan inventaris koperasi, bukan pinjaman. Armada tersebut akan menjadi sarana pendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa ke depan, " ujar Letkol Imvan, Jumat (29/5/2026).
Pemilihan jeep 4x4 dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi geografis Kabupaten Tasikmalaya yang memiliki banyak wilayah berbukit dan akses jalan yang menantang.
"Jeep 4x4 dipilih karena mampu menjangkau lokasi koperasi di berbagai wilayah strategis yang memiliki medan cukup berat. Ini menjadi solusi untuk mendukung mobilitas dan pelayanan koperasi, " jelasnya.
Sementara itu, truk Fuso yang telah didistribusikan tidak digunakan untuk mengangkut material pembangunan. Setelah koperasi resmi beroperasi, armada tersebut akan dimanfaatkan untuk mendistribusikan berbagai kebutuhan masyarakat seperti beras, pupuk, air bersih, hingga gas.
Dengan armada milik sendiri, koperasi diharapkan dapat mengurangi biaya distribusi dan meningkatkan efisiensi pelayanan kepada anggota maupun masyarakat.
Tak hanya armada, setiap KDMP juga dilengkapi fasilitas pendukung berupa gudang logistik berkapasitas besar. Gudang tersebut dibangun dengan folding gate berukuran tinggi 4 meter dan lebar 6 meter, sehingga kendaraan besar seperti truk Fuso dapat keluar masuk dan parkir dengan aman.
Keberadaan sarana logistik ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi ekonomi antardesa. Hasil panen maupun komoditas unggulan dari satu wilayah dapat didistribusikan secara lebih cepat dan mandiri ke wilayah lainnya tanpa bergantung pada jasa angkutan luar.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digagas dan diresmikan oleh Prabowo Subianto ini menjadi salah satu program prioritas nasional dalam mendorong ekonomi kerakyatan. Dengan dukungan armada operasional dan fasilitas logistik yang memadai, koperasi diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang memperkuat kemandirian desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Updates.